Mahasiswa Pendidikan IPA FMIPA UNY Ikuti Kuliah Umum tentang Science and Engineering Practices Abad ke-21

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menyelenggarakan kegiatan Kuliah Umum Internasional pada Rabu, 10 Juni 2026, bertempat di Ruang Sidang 3 FMIPA UNY. Kegiatan ini menghadirkan narasumber internasional, Prof. Ahmad Qablan, Ph.D., pakar Science Education and Sustainability dari United Arab Emirates University (UAEU). Mengusung tema “Science and Engineering Practices in the 21st Century”, kuliah umum ini diikuti oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan IPA jenjang Sarjana (S1), Magister (S2), dan Doktor (S3). Kegiatan merupakan bagian dari Program International Guest Lecture and Visiting Professor yang bertujuan memperluas wawasan mahasiswa mengenai perkembangan pendidikan sains global.

Acara dipandu oleh Putri Anjarsari, S.Si., M.Pd. selaku moderator. Dalam pemaparannya, Prof. Ahmad Qablan menjelaskan pentingnya Science and Engineering Practices (SEP) sebagai salah satu komponen utama dalam pembelajaran sains abad ke-21. Melalui pendekatan ini, peserta didik tidak hanya memahami konsep-konsep sains, tetapi juga dilatih untuk berpikir kritis, memecahkan masalah, merancang solusi, menginterpretasikan data, serta mengomunikasikan hasil temuannya secara ilmiah. Prof. Ahmad juga menekankan bahwa pembelajaran sains modern perlu memberikan pengalaman autentik yang memungkinkan peserta didik terlibat aktif dalam proses penyelidikan ilmiah dan rekayasa. Dengan demikian, pembelajaran tidak lagi berfokus pada penguasaan konsep semata, tetapi juga pada pengembangan keterampilan yang relevan dengan tantangan global saat ini.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari peserta. Mahasiswa memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdiskusi langsung mengenai implementasi Science and Engineering Practices dalam pembelajaran IPA, pengembangan kurikulum, serta tantangan pendidikan sains di era transformasi digital. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan memperoleh wawasan internasional, memperkaya perspektif akademik, serta semakin siap menjadi pendidik dan peneliti yang mampu berkontribusi dalam pengembangan pendidikan sains yang inovatif, berkelanjutan, dan berdaya saing global.