Bahasa Indonesia
English
You are here
Dukung SDGs 4, Mahasiswa PK Pendidikan IPA Terapkan Model Pembelajaran TGT Ular Tangga di SMPN 2 Bantul
Primary tabs

Mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) Program Studi Pendidikan IPA Zain Nurhanifah dan Ferninda Khoiruni, menghadirkan inovasi pembelajaran di SMP Negeri 2 Bantul sebagai bentuk sinergi mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs) tujuan ke-4, yakni Pendidikan Bermutu. Pada 31 Agustus hingga 4 September 2026, mereka mengemas materi "Zat dan Perubahannya" untuk kelas 7 yang selama ini dianggap abstrak melalui model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) berbasis permainan ular tangga.
Berdasarkan hasil observasi yang telah dilakukan, pembelajaran yang diterapkan di sekolah masih belum menerapkan student center secara optimal dan menggunakan latihan soal pada modul yang dikerjakan secara mandiri. Kondisi tersebut menyebabkan sebagian siswa kurang aktif terlibat dalam pembelajaran dan kurang termotivasi untuk berlatih memahami konsep. Untuk menjawab permasalahan tersebut, mahasiswa PK mengemas papan permainan ular tangga sebagai media kelompok kompetisi, lengkap dengan kartu soal berjenjang tingkat kesulitan mudah, sedang, dan susah. Selain itu juga terdapat kartu bonus, tantangan dan juga krisis yang tertulis dalam lembar permainan Ular Tangga Materi Zat dan Perubahannya.
Selama kegiatan berlangsung, suasana kelas terpantau sangat meriah dan interaktif. Setiap kelompok bergiliran mengocok dadu dan menjalankan bidaknya di papan ular tangga; pada setiap kotak penghentian, siswa wajib mengambil dan menjawab kartu soal sesuai tingkat kesulitan yang telah ditentukan. Siswa tampak antusias dan saling memberi semangat antara anggota kelompok, terutama saat bidak mereka mendarat di kotak "bonus, tantangan dan krisis" dimana siswa dapat menemukan keseruan dan tantantangan dalam setiap permainannya, serta saat harus menjawab kartu soal tingkat sulit untuk mempertahankan posisi. Sistem kompetisi berkelompok dalam TGT ini juga mendorong siswa saling berdiskusi memastikan jawaban yang benar sebelum disampaikan ke meja turnamen.
Penerapan model pembelajaran TGT berbasis permainan ini terbukti memicu antusiasme belajar yang sangat tinggi di kalangan siswa. Suasana kompetitif yang menyenangkan membuat siswa tidak merasa terbebani meski tengah mengerjakan soal-soal IPA dengan tingkat kesulitan bertahap. Salah satu siswa kelas 7 turut membagikan kesannya mengikuti pembelajaran melalui permainan ular tangga tersebut.“Seru banget, jadi nggak bosen. Aku juga jadi lebih paham materinya. Kalau bisa, besok main game kayak gini lagi.” ujar Fadhil, salah satu siswa kelas 7 SMP Negeri 2 Bantul.
Praktik pembelajaran yang diinisiasi mahasiswa PK Pendidikan IPA bersama SMP Negeri 2 Bantul ini menjadi wujud nyata komitmen dunia pendidikan dalam mendukung pencapaian SDGs. Pemanfaatan model TGT berbasis permainan ular tangga tidak hanya menghadirkan suasana belajar yang menyenangkan dan kompetitif secara sehat, tetapi juga melatih pemahaman konsep IPA yang dikemas secara menyenangkan, sekaligus menumbuhkan kerja sama tim sejak usia sekolah menengah.
Kontak Kami
Program Studi Pendidikan IPA
FMIPA Universitas Negeri Yogyakarta
Kampus Karangmalang Yogyakarta 55281
Email: s1pend_ipa@uny.ac.id
Instagram: @depdikipauny

Copyright © 2026,

