Bahasa Indonesia
English
You are here
Dosen Pendidikan IPA FMIPA UNY Berbagi Strategi Pengembangan Pembelajaran OBE Berbasis AI di FKIP UMC
Primary tabs

Dr. Sabar Nurohman, M.Pd., Dosen Pendidikan IPA Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), menjadi narasumber dalam kegiatan In-House Training (IHT) yang diselenggarakan oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Cirebon (FKIP UMC), Sabtu (12/9/2026). Kegiatan yang berlangsung di Ballroom FKIP UMC Kampus 2 tersebut mengangkat tema “AI-Enhanced Learning Design dalam Pendidikan Berbasis OBE: Dari Perencanaan Outcome hingga Evidence of Learning.” Kegiatan yang berlangsung selama setengah hari ini diikuti oleh sekitar 70 dosen FKIP UMC dan dibuka secara resmi oleh Dekan FKIP UMC, Dr. Hj. Fikriyah, M.A. Kehadiran Dr. Sabar Nurohman sebagai narasumber menjadi bagian dari upaya berbagi praktik dan wawasan dalam pengembangan pembelajaran berbasis Outcome-Based Education (OBE) yang adaptif terhadap perkembangan teknologi kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI).
Dalam pemaparannya, Dr. Sabar mengajak para dosen untuk memandang AI bukan sekadar sebagai perangkat untuk menghasilkan materi pembelajaran atau presentasi, tetapi sebagai instructional design partner yang dapat mendukung proses perancangan pembelajaran secara lebih sistematis. AI dapat dimanfaatkan untuk membantu memetakan CPL, CPMK, dan Sub-CPMK, mengembangkan aktivitas pembelajaran, menyusun indikator ketercapaian, merancang asesmen dan rubrik, hingga mengecek keselarasan antara capaian pembelajaran, aktivitas belajar, dan asesmen. Salah satu konsep utama yang ditekankan adalah constructive alignment, yaitu keterhubungan antara capaian pembelajaran, aktivitas mahasiswa, dan asesmen. Dalam implementasi OBE, ketiga komponen tersebut perlu dirancang sebagai satu kesatuan sehingga aktivitas pembelajaran dan asesmen benar-benar memberikan bukti terhadap ketercapaian outcome yang telah ditetapkan. Dalam konteks tersebut, AI ditempatkan sebagai instrumen pendukung untuk membantu dosen menghasilkan desain pembelajaran yang lebih relevan dan terarah.
Dr. Sabar juga memperkenalkan berbagai pemanfaatan platform AI dalam pengembangan pembelajaran. ChatGPT dan Gemini dapat digunakan untuk membantu mengembangkan case-based learning, skenario problem-based learning (PBL), pertanyaan Socratic, variasi soal, rubrik, maupun umpan balik pembelajaran. Sementara itu, NotebookLM diperkenalkan sebagai AI berbasis sumber yang dapat membantu mengeksplorasi buku, artikel, modul, pedoman, dan dokumen pembelajaran melalui berbagai moda belajar, seperti ringkasan, Audio Overview, study guide, serta materi multimodal lainnya. Selain platform AI, peserta juga mendiskusikan pemanfaatan berbagai teknologi pembelajaran seperti Canva, Mentimeter, Google Forms, Quizizz, Kahoot, dan LMS untuk mendukung pembelajaran yang lebih partisipatif. Pemanfaatan teknologi tersebut dapat diarahkan untuk memperkuat active learning, flipped classroom, asesmen formatif, pemberian immediate feedback, serta pemanfaatan data hasil belajar sebagai dasar perbaikan pembelajaran.
Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui brainstorming, polling menggunakan Mentimeter, diskusi, refleksi pengalaman menggunakan AI, serta pembahasan contoh penerapan AI dalam desain pembelajaran. Interaksi tersebut memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengaitkan konsep yang disampaikan dengan kebutuhan nyata pada mata kuliah yang mereka ampu. Selain aspek pemanfaatan teknologi, Dr. Sabar turut menekankan pentingnya etika dan integritas akademik dalam penggunaan AI. Penggunaan AI perlu disertai expert review, verifikasi sumber, perlindungan data pribadi, perhatian terhadap potensi bias dan hallucination, penghormatan terhadap hak cipta, serta transparansi dalam penggunaannya. Dengan demikian, penguatan AI literacy menjadi bagian penting agar AI dapat dimanfaatkan secara bertanggung jawab dalam pendidikan.
Bagi Dr. Sabar, forum tersebut juga menjadi ruang untuk memperluas jejaring akademik dan berbagi pengalaman mengenai transformasi pembelajaran di perguruan tinggi. Pertemuan dengan para dosen FKIP UMC memberikan kesempatan untuk mendiskusikan bagaimana prinsip OBE dapat diterjemahkan ke dalam pengalaman belajar mahasiswa dengan dukungan teknologi yang terus berkembang. Melalui kegiatan ini, pemanfaatan AI dalam pendidikan tidak ditempatkan sebagai pengganti peran dosen, melainkan sebagai teknologi yang dapat memperkuat kapasitas dosen dalam merancang pembelajaran yang berorientasi pada outcome, berpusat pada mahasiswa, adaptif, dan didukung evidence of learning yang terukur. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari kontribusi dosen Pendidikan IPA FMIPA UNY dalam berbagi pengetahuan dan praktik baik terkait inovasi pembelajaran dengan perguruan tinggi mitra.
Kontak Kami
Program Studi Pendidikan IPA
FMIPA Universitas Negeri Yogyakarta
Kampus Karangmalang Yogyakarta 55281
Email: s1pend_ipa@uny.ac.id
Instagram: @depdikipauny

Copyright © 2026,

